Tampilkan postingan dengan label Health and Fit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health and Fit. Tampilkan semua postingan

12 Mar 2012

Vitamin-vitamin yang Penting untuk Tubuh


Asupan vitamin dan mineral dibutuhkan guna mendukung metabolisme tubuh. Agar berjalan normal dan lancar, sumber asupan vitamin dan takarannya pun harus disesuaikan sebaik mungkin.

Berikut vitamin-vitamin yang dibutuhkan tubuh Anda, sebagaimana dilansir Health, Minggu (11/3/2012).

Betakaroten

Betakaroten merupakan penangkal radikal bebas (antioksidan) yang banyak ditemukan pada sayur dan buah seperti wortel, ubi jalar, dan paprika hijau.

Sebagai antioksidan, betakaroten berfungsi menyelamatkan tubuh dari senyawa-senyawa berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Salah satunya, sel kanker.

Tetapi, hal tersebut terbantah ketika sebuah studi 2004 menemukan bahwa suplemen yang mengandung betakaroten sebenarnya dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru pada perokok.

Salah satu asal muasal adanya radikal bebas dalam tubuh adalah bahan kimia industri yang termasuk di dalamnya obat-obatan. Agar aman, dapatkan manfaat betakaroten dari sayur dan buah-buahan alami.

Kalsium

Tubuh kita membutuhkan kalsium yang sebagian besar ditemukan dalam produk olahan susu seperti susu yang dijual di pasaran, yoghurt, dan keju untuk memertahankan kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Suplemen bisa dijadikan pilihan jika Anda tidak suka atau alergi terhadap susu, tetapi baiknya Anda bijak mengonsumsinya jika rentan terhadap batu ginjal atau berusia lebih dari 70 tahun.

Pasalnya, sebuah laporan 2010 mengemukakan adanya keterkaitan antara suplemen kalsium dengan risiko serangan jantung pada wanita yang menopause.

Jika Anda ingin mengonsumsinya, jangan mengambil lebih dari 500 miligram per satu tablet dan konsumsi bersamaan dengan vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium.

Asam folat

Asam folat merupakan vitamin yang diperlukan oleh anak-anak dan orang dewasa untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia.

Manfaat asam folat juga sangat besar bagi wanita hamil. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya cacat bawaan otak dan saraf tulang belakang pada bayi.

Asam folat dapat ditemukan dalam sereal sarapan yang telah difortifikasi (diperkaya), sayuran berwarna hijau tua, kacang-kacangan, citrus jeruk, roti, dan pasta.

Dalam satu hari normal seseorang membutuhkan sebanyak 400 mikrogram, sedangkan ibu hamil atau ibu yang sedang menyusui membutuhkan 600 mikrogram. Menurut badan kesehatan nasional Inggris (NIH), jumlah tersebut bisa didapatkan dari makanan, suplemen, atau keduanya. Kini sedang diteliti apakah folat dapat memerangi kanker, penyakit jantung, ataupun penyakit mental.

Besi

Anda mungkin tidak menyukai makanan yang memiliki zat besi tertinggi seperti (hati dan jeroan lainnya). Tetapi Anda harus tetap dapat memiliki mineral yang sangat penting untuk berfungsinya sel darah merah dan mencegah anemia.

Untuk itu, cobalah mendapatkan zat besi dari sumber makanan dari daging tanpa lemak, makanan laut, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau. Namun, Anda mungkin perlu suplemen jika menderita anemia atau dokter meresepkan mereka sebelum operasi. Bagi wanita yang sedang hamil atau menstruasi, juga membutuhkan manfaat tersebut.


Multivitamin

Pil-pil multivitamin diciptakan untuk menyokong asupan gizi pada orang-orang yang kurang mengoptimalkan asupan nutrisinya. Tetapi, pil-pil mulitivitamin bukanlah yang bermanfaat menyelamatkan sebuah nyawa. Pasalnya, sebuah penelitian besar pada 2009 gagal menemukan efek menguntungkan dari vitamin untuk mencegah kanker ataupun kematian dari seorang wanita menopause.

Kalium

Kalium dapat menurunkan tekanan darah, mengatur denyut jantung agar lebih teratur, dan melawan efek sodium terlalu banyak. Kalium dapat ditemukan dalam pisang, kismis, sayuran hijau, jeruk, dan susu.

Pertimbangkan penggunaan suplemen jika Anda mengonsumsi tablet kalium, karena potensi berisiko tinggi hipertensi dan penyakit jantung. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak kalium bisa berbahaya bagi orangtua dan orang dengan penyakit ginjal.

Selenium

Tubuh membutuhkan sejumlah kecil antioksidan ini yang ditemukan dalam daging, makanan laut, telur, dan roti. Sebuah studi menemukan, bahwa mengonsumsi 200 mikrogram sehari mengurangi risiko prostat, paru, dan kanker kolorektal.

Kendati demikian, jangan mengandalkan selenium untuk menurunkan kemungkinan Anda terserang kanker. Pasalnya, terlalu banyak selenium dalam tubuh akan memicu terjadinya penyakit selenosis dengan gejala kerusakan pencernaan dan saraf.



itamin C

Vitamin yang paling populer di antara vitamin lainnya ini dapat ditemukan dalam buah jeruk, stroberi dan keluarga buah-buahan berry lain, kiwi, brokoli, kubis, dan paprika hijau.

Vitamin C memiliki banyak manfaat, beberapa di antaranya membantu menetralkan radikal bebas pada kulit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Menurut Food and Nutrition Board dan National Academy of Sciences-National Research Council, dosis vitamin C untuk anak usia lima tahun sebesar 45 mg per hari. Sedangkan untuk dewasa sekitar 75-150 mg per hari.

Dosis yang berlebihan hanya akan sia-sia masuk ke tubuh dan akan dibuang melalui urine, bahkan bisa mengganggu fungsi tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin C akan memiliki efek samping, seperti sakit kepala, mual, muntah, perut sakit, kelelahan, mengantuk, gangguan pencernaan, kram usus, diare, insomnia, batu ginjal, iritasi di kerongkongan, hingga pengeroposan gigi.

Vitamin D

Vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium diperlukan untuk kesehatan tulang. Selain itu dapat menghancurkan dan membunuh segala macam bakteri dan virus.

Vitamin D bisa didapatkan melalui paparan sinar matahari. Terlalu sedikit vitamin D dapat berkontribusi pada osteoporosis dan rakitis pada anak. Jika kurang terpapar sinar matahari, Anda bisa mendapatkannya dari beberapa makanan yang diperkaya (telah difortifikasi) seperti tuna kaleng atau minyak ikan.

Jika memakan 85 gram ikan tuna kalengan, Anda sudah mengasup vitamun D sebanyak 200 IU atau 50 persen dari kebutuhan harian. Sedangkan minyak ikan adalah sumber terbaiknya, dalam satu sendok makan minyak ikan mengandung 1360 IU atau 340 persen kebutuhan harian vitamin Anda.

Vitamin E

Sekali waktu, peneliti berpikir antioksidan ini dapat melindungi jantung, tapi sebuah percobaan besar yang diterbitkan pada 2005 menemukan bahwa 600 IU vitamin E dari suplemen setiap hari tidak mencegah kanker ataupun menurunkan risiko serangan jantung atau stroke pada wanita setengah baya ataupun yang lebih tua.

Baru-baru ini, sebuah penelitian 2008 pun tidak menemukan manfaat dari 400 IU setiap hari pada pria paruh baya dan lebih tua. Hal ini disebabkan sumber vitamin E terbaik yang berfungsi sebagai pengusir berbagai macam racun ini adalah dari sayuran yang daunnya mengandung warna hijau, kacang-kacangan seperti kacang tanah, buah mangga, jagung, gandum, dan telur.

Ingatlah bahwa memasak dan menyimpan makanan dengan vitamin E dapat mengurangi jumlah yang Anda dapatkan. Jadi, konsumsi yang masih fresh agar manfaatnya optimal.

8 Mar 2012

Jengkol Picu Pembentukan Batu Ginjal


Mendapatkan ginjal yang sehat bisa dilakukan dengan menjaga asupan makanan dan minuman. Jengkol sebagai pemicu batu ginjal harus mulai dikurangi sebagai menu harian Anda.
 
Kini, Anda tidak bisa lagi terlalu sering mengonsumsi jengkol. Pasalnya, jengkol mengandung kalsium dan asam jengkolat yang bila dikonsumsi berlebihan membentuk kristal-kristal dalam ginjal.

"Jengkol mengandung kalsium. Kalsium dibutuhkan untuk pembentukan tulang, tapi ada batasnya 1.000 – 1.200 miligram per hari," tutur Dr dr Parlindungan Siregar SppPD-KGH, spesialis ginjal, FKUI-RSCM, ditemui okezone di Jakarta, belum lama ini.

Selain kalsium, katanya, jengkol mengandung senyawa asam yang dinamakan asam jengkolat.

"Senyawa asam ini satu-satunya yang dipakai berasal dari bahasa Indonesia, asam jengkolat atau jenkolic acid. Asam ini sama dengan urin acid, kalau kebanyakan dapat menyebabkan kristal. Kalau kebanyakan, urinnya engga bisa keluar," ulasnya.

Dokter Parlin, sapaan akrab pengajar di FKUI bagian ginjal dan hipertensi ini menyarankan penggemar jengkol untuk banyak meminum air putih setelah makan jengkol.

"Jadi kalau makan jengkol, minum air yang banyak, minuman bikarbonat," tandasnya.

Pemicu Wanita Depresi di Usia 40-an


Meskipun tidak ada bukti pasti, tetapi para psikiater sebagian besar setuju bahwa wanita dan depresi memiliki keterkaitan satu sama lain saat mereka di usia lanjut. Hal ini dimungkinkan adanya hubungan fakta bahwa aktivitas hormonal mereka jauh lebih bergejolak daripada pria.

Depresi atau stres adalah salah satu sumber pemicu penyakit, sehingga masalah ini baik pada pria ataupun wanita harus ditangani dengan serius. Khusus untuk wanita setelah 40 tahun ini adalah tren menjadi sindrom mental yang mengamuk.

Berikut analisis para psikiater yang dipaparkan Boldskymengenai penyebab-penyebab depresi yang dialami wanita di usia 40-an.

Menopause

Saat usia 20 hingga 30 tahunan, mood wanita dipengaruhi oleh naik turunnya hormon. Sedangkan pelaku utama penyebab depresi wanita di usia 40 tahunan adalah menopause. Kebanyakan wanita mengalami menopause (penghentian siklus menstruasi) di antara usia 40 dan 50.

Implikasi emosional

Menopause pun memiliki implikasi emosional pada seorang wanita. Ketika seorang wanita mencapai titik ini dalam hidupnya, dia tidak pernah bisa mengandung bayi lagi. Meskipun itu mungkin tidak menjadi tujuan dia lagi, tapi memiliki efek psikologis yang mendalam pada pikiran bawah sadarnya.

Krisis percaya diri
 
Ketika depresi melanda, secara psikologis seorang wanita di usia 40 tahunan akan berpikir telah menghabiskan separuh hidupnya. Tapi ini umum dirasakan baik pada wanita maupun pria dan kondisi ini dinamakan “krisis hidup pertengahan”. Jika pria menghadapinya dengan menenggelamkan diri, wanita cenderung lebih membiarkan dirinya untuk “menikmati” waktu depresi tersebut berkali-kali.

Ketika anak mulai beranjak dewasa

Bagi ibu yang bekerja ataupun ibu rumah tangga, akan merasakan sebuah kekhawatiran di saat anak mulai tumbuh beranjak dewasa. Saat masa kecil, anak-anak telah banyak menyita waktu masa para ibunda untuk mengurus dan membesarkannya. Mulai dari saat lahir hingga duduk di bangku kuliah. Anak-anak terus membutuhkan perhatian ibu hingga suatu saat nanti mereka mampu mengarahkan dirinya sendiri. Hal ini terjadi ketika seorang ibu berusia di antara 40 hingga 50 tahunan. Dan fakta tersebut pun akan mulai kembali terjadi ketika buah hati telah menemukan “wanita lain” yang menjadi tambatan hatinya.

Mimpi buruk yang nyata bagi penikmat karier

Bagi wanita yang saat masa usia produktifnya selalu mendewakan karier. Saat usia 40 dan 50-an akan menjadi masa-masa yang amat disesalkan. Terlebih setiap melihat teman-teman seumuran menikmati masa perkembangan buah hatinya. Karenanya bagi Anda yang masih jauh dari masa ini, perhatikan hal ini sebelum Anda melewatinya.

Kaca tidak akan berbohong

Seiring bertambahnya usia, mungkin cermin tak lagi menjadi sahabat bagi Anda di usia 40 hingga 50-an. Penuaan adalah suatu hal yang pasti akan terjadi.

Lima Penyakit Terbanyak Dialami Wanita



Menjaga kesehatan menjadi hal penting yang harus dilakukan kaum pria dan wanita. Pasalnya seiring usia bertambah, Anda mudah terkena penyakit. Lantas, penyakit apa saja yang sering kali diderita wanita?
 
Berikut ini lima penyakit yang kerap menyerang kaum wanita di masa sekarang, seperti dilansir Boldsky, Kamis (8/3/2012).
 
Osteoporosis
 
Modernitas mengubah gaya hidup kaum wanita yang menikmati masa-masa modern ini. Salah satu risikonya adalah rasa nyeri dan sakit di usia 40-an akibat mulainya tulang sedikit-sedikit kehilangan kepadatannya.
 
Cegah saat ini juga dengan menjaga kesehatan tulang dengan baik. Ayo, mulai pedulikan konsumsi asupan-asupan yang bersahabat bagi tulang seperti susu kalsium, keju, dan sayur-sayur yang mengandung vitamin D untuk kekuatan tulang seperti brokoli.
 
Pengobatan osteoporosis akan menjadi sulit apabila sebelumnya kepadatan tulang jarang didiagnosis. Jika Anda tak ingin mengalaminya, jagalah kesehatan tulang sedini mungkin dan lebih banyak beri perhatian di usia 30 agar di usia 50 kehidupan Anda tak berakhir di kursi roda.
 
Serangan jantung
 
Menurut data statistik, 10 tahun terakhir wanita yang mengalami serangan jantung mengalami peningkatan dan jumlah wanita yang bertahan hidup akibat stroke juga mengalami peningkatan.
 
Depresi
 
Depresi adalah penyakit yang merajalela bagi kaum wanita di seluruh dunia dan memberikan efek yang buruk. Baru-baru ditemukan bahwa ketidakseimbangan hormonal yang terjadi pada wanita setelah menopause menjadi penyebab terbesar depresi dan berujung pada bunuh diri.
 
Payudara & kanker serviks
 
Kanker payudara adalah pembunuh nomor satu penyakit perempuan saat ini dan kanker serviks secara perlahan mulai mengekornya.
 
Semua wanita baik itu berusia 20-an atau 40-an harus tahu bahwa lima menit dari pemeriksaan payudara sendiri (sarari) secara teratur dapat membantu Anda mendeteksi kanker payudara di tahap awal dan meminimalisir risiko kematian.
 
Sindrom sulit hamil
 
Jika Anda seorang wanita muda yang menderita menstruasi yang tidak teratur, maka Anda berada di bawah ancaman Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
Gaya hidup tidak sehat membuat gangguan ini menjadi epidemi. Statistik mengatakan, bahwa hampir satu dari setiap tiga wanita mengalami PCOS saat ini dan yang harus Anda lakukan untuk menghindarinya adalah makan sehat dan mengelola berat badan Anda.

Delapan Gaya Hidup Sehat Jaga Kesehatan Ginjal


Menjaga kesehatan ginjal merupakan hal penting yang harus dilakukan. Pilihan gaya hidup sehat dapat membantu untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan dapat menurunkan risiko penyakit ginjal.
 
Ginjal memiliki fungsi yang luar biasa dalam tubuh manusia. Selain untuk membersihkan racun dan mengeluarkan kotoran dari darah, ginjal juga berfungsi untuk memertahankan volume dan komposisi cairan tubuh, serta mengeluarkan hormon yang membantu memproduksi sel darah merah. Karenanya, sistem metabolisme tubuh tidak akan berjalan lancar ketika ginjal mengalami penurunan fungsional.
 
Dalam rangka hari ginjal sedunia, yang ditetapkan pada 8 Maret setiap tahunnya, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih menyayangi ginjalnya. Berikut delapan hal penting gaya hidup sehat demi menjaga kesehatan ginjal:
1. Menjaga kesehatan dan tetap beraktivitas.
2. Menjaga kadar gula darah tetap stabil.
3. Menjaga tekanan darah.
4. Mengonsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan.
5. Minum air putih sedikitnya dua liter atau delapan gelas sehari.
6. Tidak merokok.
7. Tidak mengonsumsi obat sembarangan.
8. Periksa fungsi ginjal segera apabila memiliki salah satu atau lebih faktor risiko penyebab penurunan fungsi ginjal.

Cegah Penyakit Ginjal? Perbanyak Minum Air Putih


Ternyata, fungsi air putih tidak semata pelepas dahaga. Air putih yang diminum secara rutin bisa mencegah Anda bebas dari penyakit ginjal.
 
Menjaga kesehatan tubuh adalah suatu keharusan, termasuk menjaga ginjal tetap baik. Karena itu, Anda disarankan minum air putih minimal dua liter setiap hari.
 
"Ginjal memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh manusia, sehingga harus dijaga dengan baik," kata Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) dr Dharmeizar SpPD-KGH dalam acara konferensi pers bertajuk "Hari Ginjal Sedunia: Sayangi Ginjal Anda, Minumlah Air Putih yang Cukup!" di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2012).
 
Berdasarkan data yang didapat PERNEFRI menyatakan, bahwa satu dari delapan orang di Indonesia mengalami penurunan fungsi ginjal. Hal ini sangat disayangkan karena saat ginjal mengalami penurunan kesehatan, maka tidak akan kembali normal seperti sedia kala. Karenanya, agar ginjal tetap sehat, PERNEFRI sebagai perhimpunan yang memerhatikan kesehatan ginjal menyerukan khususnya kepada masyarakat Indonesia untuk peduli kesehatan ginjal.
 
"Bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati. Kesehatan ginjal dapat dijaga dengan menjalani pola hidup yang sehat. Salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal dengan minum air putih yang cukup," saran dr Dharmeizar.

High Heels, si Pengikis Tulang


Meskipun tidak secara langsung, gaya hidup wanita masa kini, seperti pemakaian sepatu hak tinggi (high heels) dan diet superketat dapat memicu osteoporosis atau keropos tulang. Penyakit yang kini mengancam gadis-gadis muda.

Beauty is Pain. Pepatah tersebut sepertinya tertancap penuh di benak wanita modern saat ini. Demi penampilan dan pesona diri, mereka rela merasakan sakit, tidak nyaman, dan tersiksa, misalnya sering mengenakan high heels. Harus diakui, wanita yang memakai sepatu hak tinggi terlihat cantik dan seksi dengan tungkai kaki yang tampak lebih panjang dan jenjang.
 
Namun perlu disadari, banyak dampak buruk yang dapat ditimbulkan, terutama masalah kesehatan. Awalnya memang sepele, tetapi jika gangguan ini terjadi berlarut-larut tentu akan berbahaya. Jika sudah begitu, high heelsbukan lagi menjadi sahabat terbaik wanita, justru berbalik arah menjadi musuh bebuyutan.
 
Sebenarnya, kaum hawa paham betul terhadap kondisi ini. Seperti juga pengakuan aktris film dan bintang iklan Atiqah Hasiholan, 30. High heels menjadi salah satu “senjata” ketika menjalin pergaulan di dunia selebriti. Namun, tidak bisa dipungkiri, dia merasa kesakitan saat mengenakan sepatu berhak tinggi tersebut.
 
“Bohong banget kalau perempuan bilang nyaman pakai high heels,” tuturnya.
 
Atiqah semakin sengsara karena dahulu dia pernah terjatuh saat bermain basket sehingga kakinya masih sering terasa nyut-nyutan. Karena itu, wanita berambut panjang ini berupaya mengurangi pemakaian high heels terutama saat tidak menghadiri acara-acara hiburan. 

“Kalau cuma hang out sama temen sih paling pakai sandal atau sepatu teplek,” ujar dia.
 
Terkait dampaknya yang bisa menjadi osteoporosis, bintang film “Jamila dan Sang Presiden” tersebut tidak terlalu khawatir. Menurut Atiqah, penyakit keropos tulang tersebut tidak semata karena high heels, tetapi ada multifaktor penyebab.
 
“Intinya, jangan jadi korban mode, deh, yang setiap hari harus pakai high heels,” pungkasnya. 


Selain Atiqah, memang masih belum banyak wanita yang sadar dan peduli terhadap kesehatannya. Banyak di antara mereka, mungkin termasuk Anda, yang masih ngeyel dan rela bersakit-sakit demi kepercayaan diri dan mendapatkan pujian dari kaum adam.
 
Sebenarnya tidak hanya high heels yang membuat semakin banyak wanita muda penderita osteoporosis. Gaya hidup yang tidak sehat yang dijalani kaum urban Indonesia, seperti pola makan dan diet yang salah, minum kopi, merokok, dan minuman beralkohol, cenderung mempertinggi risiko osteoporosis.
 
“Wanita muda harus memiliki kesadaran sejak dini untuk mengantisipasi osteoporosis,” ujar Ida Wisnubaroto, Ketua 1 Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Pusat saat temu media peluncuran kampanye Osteocessories di ajang Indonesia Fashion Week 2012 di Jakarta. 

Sebenarnya, kata Ida, penggunaan high heels memang tidak secara langsung menurunkan kepadatan tulang. Namun, osteoporosis memang rawan diderita kaum wanita karena adanya faktor hormon estrogen. Pada saat siklus menopause terjadi pada wanita, kalsium dalam tubuh akan hilang dalam jumlah banyak sehingga risiko tulang mudah keropos lebih cepat. 

Sementara saat mengenakan sepatu hak tinggi, ada bagian kaki di sekitar mata kaki (metatarsal head) yang akan mempunyai tugas paling berat, yaitu menumpu seluruh bobot tubuh dalam satu titik. Jika tak terbiasa atau lalai menggunakan sepatu jenis ini, para wanita bisa mengalami cidera atau keseleo yang dapat mengakibatkan osteoartritis atau pengapuran sendi.
 
Osteoartritis disebabkan oleh stres pada tulang rawan. Sendi mengalami cidera karena kurang mendapat pelumasan. Gejala ini ditandai dengan rasa nyeri di bagian persendian pergelangan kaki.
 
Studi yang dilakukan America Academy of Orthopedic Surgeon membuktikan, wanita yang sering menggunakan sepatu berhak tinggi, terutama yang tingginya di atas 5 cm, banyak yang mengalami radang sendi di sekitar lutut, paha, tulang panggul, bahkan ada yang sampai ke tulang belakang. Sepatu hak tinggi juga dapat menyebabkan kelainan bentuk kaki yang permanen.

4 Mar 2012

Pemicu Radang Sendi

Big bags

Big bag atau tas selempang besar memang bisa jadi "perlengkapan" andalan individu yang dinamis karena simpel dan muat banyak. Bagi yang bertubuh besar punbig bag dijadikan andalan sebagai salah satu "penyeimbang". Tapi, tas berukuran besar pun membuat Anda lebih senang memasukkan barang-barang ke dalamnya. Pundak dan tangan yang menopang beban bawaan pun menjadi korban dan terserang radang sendi.

Ransel

Laptop, buku-buku, botol air, atau pakaian ganti, bisa jadi adalah beberapa benda yang selalu hadir di dalam ransel individu yang aktif dan dinamis. Tapi sepertinya, jika Anda sudah mulai sering merasakan nyeri di pundak dan punggung, lakukanlah "diet" pada tas Anda. Sebelum radang sendi serius menyerang.

Permintaan pasangan bawakan suatu barang

Bagi pria, jika hanya untuk sekadar jalan-jalan santai, tas kecil atau dompet di celana saja sudah cukup. Tapi beda cerita jika pergi bersama pasangan wanita, yang biasanya gemar membawa banyak barang (apalagi setelah menemani belanja).

Tas bertali kecil

Bahkan tas dengan tali kecil pun dapat menyakitkan beberapa bagian di pundak Anda. Pasalnya, beberapa wanita tidak keberatan jika harus membiarkan beberapa tas bertali memenuhi pundaknya.

Memakai ransel di salah satu pundak

Walaupun sebuah tas ransel sudah dirancang sedemikian rupa agar nyaman ditopang pundak, tetapi kebiasaan beberapa individu menggunakan satu tali di salah satu pundak dapat membuat bahu tak nyaman. Kebiasaan tersebut bisa menyebabkan sendi asimetri yang cukup sakit.



Tas yang sama

Jika sudah merasa sangat nyaman dan pas memiliki sebuah tas andalan menemai kegiatan sehari-hari, Anda pasti malas mengganti tas. Padalah, memiliki beberapa tas dengan model berbeda cukup baik guna menjaga Anda dari radang sendi akibat sakit leher atau nyeri bahu.

High Heels

Sepatu hak tinggi menyebabkan begitu banyak masalah seperti pada betis, lutut, dan sakit punggung.
Hal ini disebabkan oleh stres bagian tumit yang menopang semua beban bagian tubuh dari ujung kepala ke ujung kaki.

Sandal jepit tipis

Tanpa dukungan yang baik dari alas kaki, dapat meningkatkan risiko cedera pada kaki, lutut, dan pergelangan kaki. Pilih sandal jepit beralaskan karet tebal dan empuk.

Sepatu yang mengkilat

Sepatu yang mengkilat biasanya memiliki bahan yang kaku. Hal tersebut kerap melukai bagian kulit di kaki. Jika demikian, berjalan menjadi tak nyaman dan pegal.

Bra

Pilih bra yang tepat sesuai ukuran. Pilih bahannya pun yang nyaman dan elastis. Pasalnya, bra yang tak nyaman dipakai dapat membuat pegal pundak dan terasa nyeri.

Tepat Atasi Hidung Meler & Tersumbat!

Penyebab dan Jenisnya

Pilek adalah peradangan di hidung yang paling sering disebabkan oleh virus Rhinovirus. Selain virus penyebab lainnya bisa karena alergi dan bakteri – jarang terjadi. Untuk pilek yang disebabkan bakteri, ditandai dengan sakit pilek yang tidak membaik selama lebih dari tujuh hari.
Sedangkan pilek yang disebabkan virus, Moms cukup mencegahnya dengan masker lalu asup makanan yang sehat bergizi serta memberikan vitamin untuk menjaga kekebalan tubuhnya. Juga dengan meminta anak untuk banyak istirahat dan minum.

Yang harus Moms lakukan bila ada teman atau tetangga yang terkena pilek, jauhkan si kecil agar dia tidak tertular. Karena virus pilek ini mudah menular. Selain penyebab, pilek juga ada dua jenis, yakni  pilek yang meler (biasa disebut ingus) dan pilek yang mampat (hidung tersumbat). Jadi, kenali pilek yang diderita si kecil, agar tepat penanganannya.  

Pilek Tanda Bahaya! 

Pilek karena virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tidak lebih dari tujuh hari (seminggu) atau bisa bervariasi (bisa kurang dari tujuh hari). Namun, bila pilek terjadi lebih dari tujuh hari, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak untuk dilihat apakah ada hal lainnya, alergi, misalnya.

Jangan abaikan bila pilek si kecil tidak kunjung sembuh, bisa jadi ini gejala sinusitis atau komplikasi sinusitis dan otitis media. Biasanya pada usia balita lebih banyak terjadi otitis media (radang telinga tengah atau congek) karena jarak antara gendang telinga dengan hidung masih pendek. Sehingga pilek yang berkepanjangan bisa berakibat pada telinganya. Jika hal ini terjadi tentunya akan memengaruhi pendengaran si kecil.

Atasi Hidung Meler
1. Bila si kecil masih di bawah satu tahun, sebaiknya Moms konsultasikan terlebih dulu semua obat dan caranya dengan dokter anak karena semua obat-obatan yang diberikan berbentuk drops (cair).

2. Bila si kecil sudah berusia di atas dua tahun, Moms bisa memberikannya obat OTC (Over the Counter) yang khusus untuk si kecil.

3. Jika si kecil bisa mengeluarkan ingusnya sendiri gunakan tisu yang sekali pakai dan langsung buang. Hindari menggunakan sapu tangan yang bisa menjadi media transmisi kuman.

4. Jika si kecil belum bisa mengeluarkan ingusnya sendiri, Moms bisa gunakan penyedot ingus. Ingat, kebersihan alat ini harus terjaga. Selesai digunakan, langsung dibersihkan kemudian baru disimpan, sehingga bisa digunakan kembali.

Atasi Hidung Mampat

1. Sediakan baskom yang cukup diisi dengan air hangat yang masih mengeluarkan uap hangat.
2. Gunakan handuk untuk menyelimuti bagian badan hingga kepala secara rapat.

3. Hirup uap hangat tadi beberapa kali hingga hidung terasa lega dari mampat.

4. Tidak disarankan menggunakan perasan air jeruk, jenis panghangat, minyak-minyak dengan uap harum tertentu ataupun jenis aroma terapi apa pun ke dalam air hangat yang akan dihirup. Karena ini justru bisa memicu reaksi iritasi lainnya, seperti batuk-batuk atau sesak yang malah akan memperburuk kondisi si kecil. Jangan mecoba-coba mengatasi hidung tersumbat sendiri dengan cara yang hasil penelitiannya belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya!
 
5. Moms bisa membalurkan balsem penghangat (transpulmin balsam) di bagian dada, leher dan punggung yang bisa membantu melegakan pernapasan yang memang sudah ada hasil studinya boleh dilakukan.

6. Jika si kecil tiba-tiba sulit bernapas saat tidur malam hari karena hidungnya mampat, Moms bisa menyediakan obat tetes hidung (NaCl-cairan garam fisiologis) yang steril dan aman. BUKAN cairan garam buatan sendiri! Hal tersebut justru bisa berbahaya karena konsentrasi/campuran garam dan airnya bisa saja terlalu cair atau terlalu kental. Bila terlalu kental, cairan garam akan menarik cairan dari hidung. Sedangkan bila terlalu cair, cairan itu akan masuk ke dalam hidung dan itu bisa berbahaya. Fisiologis steril sendiri artinya aman dan tidak akan terserap oleh hidung karena konsentrasinya sama dengan darah. NaCl konsentrasinya mempunyai nilai 0.9 persen dan tentu saja tidak bisa sembarang Momsmembuatnya dengan garam dapur di rumah.


7. Bila hidung tersumbat terjadi pada bayi di bawah 6 bulan, Moms bisa membantu memosisikan si kecil untuk tidur miring atau tengkurap. Dua posisi ini dapat membantu melegakan pernapasan. Lain halnya bila usia anak sudah di atas 1 tahun. Dia dapat mencari posisi yang nyaman baginya saat hidungnya tersumbat. Moms bisa membantu menghangatkan jalan pernapasannya dengan memberikan balsam penghangat di bagian dada, leher dan punggungnya untuk meringankan mampat di hidungnya.

8. Suhu AC jangan terlalu dingin agar tidak menambah tersumbatnya hidung si kecil.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes